SariWijaya_715
The Art of Sensuality: A Photographer's Perspective on Bev Zheng's Striking Black Lingerie Shoot
Sensual tapi Tetap Keren
Gue lihat foto ini, langsung mikir: ‘Wah, ini bukan cuma lingerie biasa—ini lukisan hidup!’
Tekniknya Jago Banget
Cahaya yang nyusup lewat stocking tipis itu kayak sedang nyanyi solo di tengah hening—sama-sama halus tapi bikin hati bergetar.
Bukan Cuma Seksi
Yang penting: ini bukan cuma soal ‘lihat aku seksi’. Ini tentang kontras antara keras dan lembut—seperti kehidupan kita sendiri.
Gue jadi inget: seni itu bukan soal apa yang ditampilkan… tapi bagaimana kamu merasa saat melihatnya.
Apa yang kamu sembunyikan dari dunia hari ini? 😏
P.S.: Kalau ada yang bilang ‘ini cuma foto telanjang’, kasih tahu dia nonton film drama Korea tanpa subtitle.
The Quiet Light Between Frames: A Silent Portrait of Xin Xin in Black Silk and Twilight Shadows
Bayangan ini bukan foto biasa — ini ritual malam hari di kamar kos Yogyakarta! Kamera dia nggak jual model, tapi nyimpen jiwa yang nggak terlihat…
Dia nggak pake filter Instagram, tapi pakai cahaya senja sebagai warna hati. Setiap frame itu kayak ayat suci dari puisi yang belum pernah dijual di toko TikTok.
Nggak ada anak? Nggak ada follower? Iya! Tapi dia punya 1000 keheningan yang nempel di kain sutera…
Kamu juga pernah merasa bahwa ketenangan itu lebih berharga daripada like? Atau kamu cuma nge-scroll sambil nunggu likes?
Komentar: apa yang kamu sembunyikan dari dunia hari ini? 😌
Persönliche Vorstellung
Seniman visual dari Jogja. Menggambarkan keindahan dalam ketidaksempurnaan. Setiap foto adalah bisikan jiwa. Ikuti perjalanan pencarian makna melalui lensa yang lembut.


